Puisi Menjenguk Wajah di Kolam Karya Sapardi Djoko Damono

“Jangan kauulang lagi
Menjenguk wajah yang merasa sia-sia,
yang putih
yang pasi itu.

Jangan sekali-kali membayangkan
Wajahmu sebagai rembulan.

Ingat, jangan sekali-kali. Jangan.

Baik, Tuan.”


Sumber: wisma-bahasa.com.
Surya Adhi

Seorang yang sedang mencari bekal untuk pulang.

Traktir


Anda suka dengan karya-karya di web Narakata? Jika iya, maka Anda bisa ikut berdonasi untuk membantu pengembangan web Narakata ini agar tetap hidup dan update. Silakan klik tombol di bawah ini sesuai nilai donasi Anda. Terima kasih.

Nih buat jajan

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama