Puisi Mikraj Karya Subagio Sastrowardoyo

Ketika lonceng gereja berbunyi
arwahnya naik
tidak di atas burak
tapi begitu saja
dengan tiga langkah melintasi langit

Di atas kursi kencana
digantikan tajuk duri dengan mutiara
Ia raja dari segala raja
yang mencapai tahta
lewat sakit dan derita

Semua mata tertuju ke sana
mengharapkan ia kembali
di tengah debu dan keringat bumi


Sumber: Keroncong Motinggo (1975).

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama